Tuesday, March 28, 2006

Himbauan Ida Pedanda Sebali Tianyar

Dharmadhyaksa (Ketua Sabha Pandita) PHDI Pusat Ida Pedanda Gede Ketut Sebali Tianyar Arimbawa menghimbau umat Hindu untuk mendoakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada saat melakukan persembahyangan menjelang Hari Raya Nyepi.

“Ini momen yang tepat bagi kita untuk secara bersama-sama memohon kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa agar negara kita diberikan perlindungan dan karunia sehingga NKRI bisa tetap utuh dan jaya,” ujarnya.

Himbauan tersebut disampaikan Ida Pedanda pada Selasa (28/3) seusai menjadi pembicara dalam semiloka RUU APP yang diselenggarakan oleh Komnas HAM. Dalam semiloka yang berlangsung selama dua hari itu, seluruh peserta bersepakat untuk menolak total RUU APP, termasuk segala revisinya.

“Doa itu bisa dilaksanakan dalam persembahyangan bersama pada hari Ngerupuk, saat melakukan Tawur atau caru di setiap desa dan rumah,” ujarnya.

Himbauan Ida Pedanda tampaknya tidak terlepas dari munculnya berbagai tuduhan tidak berdasar yang menuding bahwa perjuangan masyarakat Bali dalam menolak RUU APP telah ditunggangi kepentingan separatisme maupun dipengaruhi oleh para pemodal asing.

“Padahal penolakan terhadap RUU APP adalah ekspresi kecintaan masyarakat Bali terhadap NKRI. Masyarakat Bali tidak ingin ada sekelompok masyarakat mencoba-coba untuk mengubah prinsip-prinsip dasar NKRI, seperti Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

“Namun, kita tidak perlu menanggapi tudingan itu dengan emosional. Mari, dengan doa, kita tunjukkan sikap masyarakat Bali yang selalu menjunjung kebenaran dan spiritualitas dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” tambahnya.

Ida Pedanda juga mengingatkan agar umat Hindu benar-benar merayakan Nyepi dengan semangat pengendalian diri dan kesucian.

“Jangan sampai ada lagi kejadian-kejadian buruk saat Nyepi, seperti mabuk-mabukan atau perkelahian antar banjar,” ujarnya.

3 Comments:

At 4:50 AM, Blogger Forkam Mahabraya said...

Nggih ratu peranda..patut pisan..punika ratu..
Saking Bali kita bangun format kebangsaan yang sudah mulai koyak..
Saking Bali kita jaga NKRI yang kita cintai..berdasar Pancasila dan berlandas..Bhineka Tunggal Ika..

 
At 7:53 PM, Anonymous Anonymous said...

Ratu Perande sane wangiang tityang.
Wantah patut sami panikan ide iratu.
Mogi Hyang Widhi mapaicen karahajengan kalih karahyuan ring gumine sami.
Suksme

PS. Udah bener gak yaaa bahasa Balinya?
Habis sejak SMA gak di Bali lagi... ;)

satya ueda

 
At 7:53 PM, Anonymous Anonymous said...

Ratu Perande sane wangiang tityang.
Wantah patut sami panikan ide iratu.
Mogi Hyang Widhi mapaicen karahajengan kalih karahyuan ring gumine sami.
Suksme

PS. Udah bener gak yaaa bahasa Balinya?
Habis sejak SMA gak di Bali lagi... ;)

satya ueda

 

Post a Comment

<< Home